<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Vol. 7 No. 1 Juni 2018</title>
<link>http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/1187</link>
<description/>
<pubDate>Fri, 06 Nov 2026 14:48:54 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-11-06T14:48:54Z</dc:date>
<item>
<title>Economic Order Quantity Method Applied in Family Business Food Seasoning Industry Inventory Management</title>
<link>http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/1196</link>
<description>Economic Order Quantity Method Applied in Family Business Food Seasoning Industry Inventory Management
Adi, Prayonne; Bunardi, Natasah; Lulyanto, Fanny
This home industry produce food seasoning that will later distributed to larger food industry.&#13;
They mixed several raw materials that will become a food seasoning with many kind of flavor. One of&#13;
their biggest challenge is their raw materials availability. There are times where the company faces the&#13;
raw materials stock out condition, which make them have to stop production and failed to deliver their&#13;
customer order on time. This situation will lead to customer dissatisfaction and further, they could lost&#13;
their market. In order to prevent those risk happen in the future, applied a well manage raw materials&#13;
method will helps. To determine the right number of inventory can be attained through several methods.&#13;
This research used Economic Order Quantity (EOQ) method to settle this issue. It is possible for the&#13;
company to maintain the inventory with low budget and also at the same time ensure that their&#13;
production will not be lack of raw materials. This company provides 14 kind of food seasoning to market.&#13;
From previous data analysis using Pareto Chart, discovered that two of their food seasoning product&#13;
contribute 88% of their sales. Those two products are Salt and Mono Sodium Glutamate (MSG). There&#13;
are three raw materials needed to produce MSG, which are salt, malto, and ajiplus. By focusing to&#13;
maintain the right level inventory of the raw material to produce salt and Mono Sodium Glutamate&#13;
(MSG), this company improve their raw material availability. Based on analysis using Economic Order&#13;
Quantity (EOQ) method, to meet the needs of production of Mono Sodium Glutamate (MSG) and Salt ,&#13;
the order amount for salt is 61.68 tons, 28.77 tons of Ajiplus, and 30.2 tons of Malto. To ensure continuity&#13;
of production, the required safety stock of the company are 1.02 tons of salt, 236.02 kg of Ajiplus, and&#13;
269.74 kg of Malto. Through this research, we can suggest to the company to make a review about the&#13;
raw material purchasing policy, so that inventory level is not too high, but the risk of running out of raw&#13;
materials and also excess raw materials still can be minimized
</description>
<pubDate>Fri, 01 Jun 2018 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/1196</guid>
<dc:date>2018-06-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengaruh Network Quality, Customer Service, Information Quality, Dan Security Terhadap Behavioural Loyalty Melalui Attitudinal Loyalty (Studi Kasus Pada First Media Di Surabaya)</title>
<link>http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/1195</link>
<description>Pengaruh Network Quality, Customer Service, Information Quality, Dan Security Terhadap Behavioural Loyalty Melalui Attitudinal Loyalty (Studi Kasus Pada First Media Di Surabaya)
Risdyanto, Albert; Amelia; Ronald
Semakin pesatnya perkembangan teknologi di dunia membuat setiap orang mendapatkan kemudahan&#13;
dalam mengakses informasi dan kebutuhannya. Kemudahan tersebut bisa didapatkan lewat koneksi internet seperti&#13;
mencari berita terkini, melihat kondisi rumah atau kantor dengn CCTV, membeli suatu produk, dll. Semua itu bisa&#13;
dilakukan hanya dengan komputer atau smartphone bersama dengan jaringan internet. Untuk mendukung semua&#13;
hal itu, dibutuhkan jaringan internet yang cepat dan aman dari penyedia jasa layanan akses internet yang disebut&#13;
ISP. Salah satu perusahaan ISP terbaik di Indonesia yang mampu menyediakan layanan akses internet yang cepat&#13;
dan aman itu adalah First Media&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh network quality, customer service, information&#13;
quality, dan security terhadap behavioural loyaly pelanggan First Media di Surabaya melalui attitudinal loyalty.&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian kausal dengan metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif.&#13;
Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini dengan cara penyebaran kuesioner kepada responden yang&#13;
memenuhi karakteristik sampel yaitu telah menggunakan First Media minimal selama 3 bulan, berdomisili di&#13;
Surabaya dan pernah menghubungi call center / customer service First Media. Kuesioner yang berhasil terisi dengan&#13;
lengkap dan benar sebanyak 165 kuesioner yang dengan begitu telah memenuhi aturan umum dalam pengambilan&#13;
sampel yang minimalnya adalah 100 orang. Untuk pengolahan data kuesioner, peneliti menggunakan bantuan&#13;
software SPSS versi 22.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa attitudinal loyalty dengan koefisien regresi paling tinggi, yaitu sebesar&#13;
0,681 secara positif dan signifikan mempengaruhi behavioural loyalty. Variabel network quality dengan koefisien&#13;
regresi sebesar 0,383, dan security dengan koefisien regresi sebesar 0,218 secara positif dan signifikan mempengaruhi&#13;
attitudinal loyalty. Variabel customer service dengan koefisien regresi sebesar 0,135, dan information quality dengan&#13;
koefisien regresi sebesar 0,096 secara positif dan tidak signifikan mempengaruhi attitudinal loyalty.
</description>
<pubDate>Fri, 01 Jun 2018 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/1195</guid>
<dc:date>2018-06-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengaruh Store Image, Trust of Manufacturer, Interaction Quality, dan Outcome Quality terhadap Behavioral Loyalty Purchase Melalui Purchase Intention Produk Fossil di Surabaya</title>
<link>http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/1194</link>
<description>Pengaruh Store Image, Trust of Manufacturer, Interaction Quality, dan Outcome Quality terhadap Behavioral Loyalty Purchase Melalui Purchase Intention Produk Fossil di Surabaya
Cahyani, Vincensia Devi Dwi; Susant, Christina Esti; Amelia
Peluang bisnis dan usaha di tahun 2017 yang memiliki prospek cukup menjanjikan dan yang akan menjadi&#13;
tren, tentunya tidak pernah terlepas dari perkembangan ekonomi sekarang ini yang sudah berjalan dan tumbuh&#13;
begitu cepat dengan tingkat persaingan yang semakin tinggi. Fossil merupakan salah satu brand yang dibuat oleh&#13;
perancang Amerika yaitu Tom Kasordis dan berdiri sejak tahun 1984. Beberapa produk Fossil di antaranya seperti&#13;
pakaian, jam tangan, sunglasses, dan berbagai macam produk lainnya yang ditujukan untuk menambah unsur&#13;
fashionable dari pemakainya. Brand Fossil juga telah banyak bekerja sama dengan brand-brand terkenal lain dalam&#13;
membantu mendesain jam tangan yang modern dan inovatif.&#13;
Penelitian ini ditujukan untuk menganalisa pengaruh variabel store image, trust of manufacturer,&#13;
interactional quality, outcome quality terhadap perceveid value dan Behavioral Loyalty dari pelanggan Fossil di&#13;
Surabaya. Adapun karakteristik responden yang ditetapkan adalah pria dan wanita berumur 18-60 tahun dimana&#13;
usia tersebut merupakan masa dewasa dini (Kotler dan Armstrong, 2010), tingkat pendapatan, melakukan pembelian&#13;
produk Fossil sedikitnya dua kali dalam satu bulan terakhir. Menggunakan software SPSS 22.00 untuk pengolahan&#13;
data.&#13;
Temuan empiris tersebut mengindikasikan bahwa dari 9 hipotesis yang diajukan semua hipotesis tersebut&#13;
diterima dimana berpengaruh positif dan signifikan.
</description>
<pubDate>Fri, 01 Jun 2018 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/1194</guid>
<dc:date>2018-06-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengaruh Product-self Congruity Dan Product Reliability Terhadap Brand Loyalty Melalui Product Attachment Dan Product Irreplaceability Pada Produk Coach di Surabaya</title>
<link>http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/1193</link>
<description>Pengaruh Product-self Congruity Dan Product Reliability Terhadap Brand Loyalty Melalui Product Attachment Dan Product Irreplaceability Pada Produk Coach di Surabaya
Indra, Akhirna Julvian; Ronald; Amelia
Industri fashion saat ini berkembang dengan pesat seiring dengan perkembangan zaman, hal ini tentu saja&#13;
berdampak semakin kompetitifnya persaingan dalam pasar industri fashion. Sebuah hal yang tidak dapat dipungkiri,&#13;
bahwa masyarakat Indonesia cenderung lebih memilih produk-produk buatan luar negeri dibandingkan dengan&#13;
produk lokal, dimana masyarakat menganggap produk buatan luar negeri lebih bagus dan prestige. Sehingga menjadi&#13;
peluang yang besar bagi industri fashion luar negeri untuk menawarkan produknya di Indonesia. Coach merupakan&#13;
salah satu merek di industri fashion yang masuk kedalam pasar di Indonesia yang tentu saja bukan menjadi satusatunya industri fashion yang menembus ke dalam pasar Indonesia. Dimana masih banyak pesaing-pesaing dari luar&#13;
negeri pula yang terus berlomba-lomba menawarkan keunggulan produknya kepada masyarakat di tanah air. Hal ini&#13;
tentu saja menjadi peringatan besar bagi Coach Indonesia agar dapat terus bertahan didalam persaingan pasar yang&#13;
semakin ketat.&#13;
Penelitian ini ditujukan untuk menganalisa pengaruh Product-self Congruity dan Product Reliability terhadap&#13;
Brand Loyalty melalui Product Attachment dan Product Irreplaceability pada produk Coach di Surabaya. Dengan&#13;
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Structural Equation Model (SEM) dan software AMOS&#13;
22.0. Kuesioner disebarkan kepada 108 responden sebagai sampel dimana karakteristik responden yakni terdiri dari&#13;
pria dan wanita pada rentang usia 18-60 tahun, konsumen yang berdomisili di Surabaya, sudah pernah membeli dan&#13;
menggunakan produk Coach dalam satu tahun terakhir, serta mengetahui karakteristik yang dimiliki produk-produk&#13;
Coach.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Product-self Congruity berpengaruh positif signifikan terhadap Product&#13;
Attachment, Product Reliability berpengaruh positif signifikan terhadap Product Attachement, Product Attachment&#13;
berpengaruh positif signifikan terhadap Product Irreplaceability, Product Irreplaceability berpengaruh signifikan&#13;
terhadap Brand Loyalty
</description>
<pubDate>Fri, 01 Jun 2018 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/1193</guid>
<dc:date>2018-06-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
