<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>National Con (Psy)</title>
<link>http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/294</link>
<description/>
<pubDate>Fri, 06 Nov 2026 14:48:03 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-11-06T14:48:03Z</dc:date>
<item>
<title>Kepuasan Hidup Akademisi di Indonesia: Suatu Studi Kepustakaan</title>
<link>http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/1716</link>
<description>Kepuasan Hidup Akademisi di Indonesia: Suatu Studi Kepustakaan
Novanto, Yusak
Setiap manusia selalu berusaha untuk mencapai kepuasan dalam hidupnya,&#13;
apapun profesi yang dijalaninya. Menurut Diener (1984) kepuasan hidup adalah penilaian secara&#13;
global dari seseorang, yang merupakan persepsi kognitif individu tersebut tentang kondisi&#13;
kehidupan aktualnya saat ini yang dibandingkan dengan standar kehidupan idealnya. Penelitian –&#13;
penelitian dalam bidang Psikologi yang telah dilakukan oleh peneliti terdahulu telah menunjukkan&#13;
adanya kaitan yang kuat antara kepuasan hidup dengan kebahagiaan, perilaku, dan kinerja&#13;
seseorang dalam pekerjaannya. Penelitian mengenai kepuasan hidup pada beberapa komunitas&#13;
tertentu di Indonesia telah banyak dilakukan, namun demikian masih sedikit penelitian yang secara&#13;
khusus membahas mengenai kepuasan hidup akademisi di perguruan tinggi. Profesi dosen yang&#13;
merupakan seorang pendidik pada jenjang pendidikan tinggi sering kali diidentikkan dengan&#13;
profesi yang memerlukan panggilan jiwa secara khusus dan profesi dosen ini memiliki peranan&#13;
yang sangat besar dalam kemajuan suatu bangsa. Dengan demikian, menjadi penting untuk&#13;
dilakukan penelitian yang komprehensif tentang kepuasan hidup dosen di Indonesia. Tujuan:&#13;
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji mengenai pengertian dan dimensi kepuasan hidup, faktor&#13;
yang mempengaruhi kepuasan hidup, pengukuran kepuasan hidup, dampak kepuasan hidup,&#13;
penelitian tentang kepuasan hidup akademisi di dunia, dan penelitian kepuasan hidup akademisi di&#13;
Indonesia. Metode: Artikel ini menggunakan metode penelitian studi kepustakaan dengan cara&#13;
menghimpun data-data atau sumber-sumber yang berhubungan dengan topik artikel ini. Studi&#13;
kepustakaan dilakukan dengan mencari data teori kepuasan hidup dan penelitian - penelitian&#13;
sebelumnya dari dunia maya. Hasil: Hasil dari penelitian non empiris ini adalah penjelasan tentang&#13;
konsep kepuasan hidup serta uraian tentang topik penelitian kepuasan hidup yang dilakukan oleh&#13;
peneliti terdahulu dan implikasinya untuk penelitian selanjutnya. Kesimpulan: Penelitian&#13;
terdahulu tentang kepuasan hidup belum banyak yang dilaksanakan pada partisipan penelitian&#13;
kalangan akademisi di Indonesia Saran: Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait dengan&#13;
kepuasan hidup para dosen di perguruan tinggi guna meningkatnya kesejahteraan hidup dan&#13;
meningkatnya kualitas kinerja dosen di Indonesia
</description>
<pubDate>Sat, 15 Sep 2018 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/1716</guid>
<dc:date>2018-09-15T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Gambaran Persepsi Guru Terhadap Pedofilia</title>
<link>http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/1676</link>
<description>Gambaran Persepsi Guru Terhadap Pedofilia
Suprapto, Maria Helena; Widjiastuti, Agustin
Pedofilia menjadi sorotan masyarakat seiring dengan maraknya kasus pelecehan anak yang&#13;
dilakukan oleh pelaku yang diduga memiliki gangguan pedofilia. Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk menggambarkan persepsi guru terhadap pelecehan seksual anak dan pedofilia.&#13;
Penelitian ini menggunakan angket terbuka yang dibagikan kepada 35 orang guru SD dan&#13;
TK di Surabaya dengan metode incidental sampling. Angket terbuka berisi 9 pertanyaan&#13;
tentang: 1) Kriteria pelecehan seksual; 2) Pernah tidaknya guru menghadapi siswa yang telah&#13;
menjadi korban pelecehan seksual; 3) Cara guru mengenali tanda-tanda siswa mengalami&#13;
pelecehan atau penganiayaan seksual; 4) Usaha untuk melindungi siswa dan mencegah&#13;
terjadinya pelecehan seksual; 5) Pandangan guru terhadap faktor-faktor yang mendorong&#13;
individu melakukan pelecehan seksual; 6) Pandangan guru terhadap peran sekolah dalam&#13;
melindungi siswanya dari pelecehan seksual; 7) Pandangan guru terhadap peran orangtua&#13;
siswa untuk melindungi siswa dari pelecehan seksual; 8) Pandangan guru terhadap peran&#13;
pemerintah dalam melindungi siswa dari pelecehan seksual; dan 9) Jenis hukuman yang layak&#13;
bagi pelaku pelecehan seksual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru TK dan SD belum&#13;
memahami sepenuhnya tentang definisi, kriteria, dan dampak pelecehan dan penganiayaan&#13;
seksual. Saran penelitian ini adalah guru SD dan guru TK sebaiknya mendapatkan&#13;
psikoedukasi tentang pedofilia, penyebab, dan dampak pelecehan seksual terhadap anak.&#13;
Sekolah diharapkan mempunyai program khusus yang mengajarkan tentang batasan-batasan&#13;
sentuhan dan bagian tubuh yang boleh dan yang tidak boleh disentuh oleh orang lain, dan&#13;
mengajarkan tata cara dalam menghadapi orang yang tidak dikenal
</description>
<pubDate>Sat, 18 Nov 2017 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/1676</guid>
<dc:date>2017-11-18T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Makna Kerja Dosen di PTS Kristen Sebagai Panggilan Hidup dari Tuhan</title>
<link>http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/1541</link>
<description>Makna Kerja Dosen di PTS Kristen Sebagai Panggilan Hidup dari Tuhan
Novanto, Yusak
The questions of where and how employees find meaning of work become critical and&#13;
important for every job. Employees, who find proper meaning of work, will tend to feel&#13;
more satisfied, engage actively, and become more productive. Researches on the&#13;
meaning of work and its effects on job have been widely published. However, those that&#13;
purposely examined the meaning of work by Christian lecturers are limited. Based on&#13;
Christian’s doctrine and tradition, it is believed that a work is a specific life calling&#13;
from God, not just a means for self-actualization, scientific development, or the&#13;
fulfillment of financial needs. This study aims to conduct a preliminary literature review&#13;
to construct the concept of meaning of work by lecturers in Christian’s higher education&#13;
institution. Finally, this study provides further research direction to find conceptual&#13;
model and implication of this phenomenon on lecturer’s performances, productivity&#13;
and life satisfaction
</description>
<pubDate>Wed, 04 Jul 2018 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/1541</guid>
<dc:date>2018-07-04T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
