<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Vol. 3 No. 2 Desember 2014</title>
<link>http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/90</link>
<description/>
<pubDate>Fri, 06 Nov 2026 14:46:49 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-11-06T14:46:49Z</dc:date>
<item>
<title>Evaluasi Penerapan Akuntansi Manajemen Lingkungan pada PT. II</title>
<link>http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/101</link>
<description>Evaluasi Penerapan Akuntansi Manajemen Lingkungan pada PT. II
Mardikawati, Shela Ika; Widianingsih, Luky Patricia; Magdalena, Renna
Dampak dari aktivitas produksi suatu perusahaan dapat menimbulkan berbagai masalah lingkungan yang merugikan berbagai pihak. Hal ini merupakan suatu beban sosial, yang harus ditanggapi secara serius. Akuntansi Manajemen Lingkungan atau Environmental Management Accounting (EMA) merupakan sebuah konsep yang membantu perusahaan dalam memuat dampak-dampak bisnis dalam bentuk unit moneter. Penerapan Akuntansi Manajemen Lingkungan membantu perusahaan dalam permasalahan lingkungan dengan mencatat seluruh aktivitas produksinya untuk dilaporkan dalam laporan biaya lingkungan perusahaan. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus pada perusahaan manufaktur, yaitu PT. II. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Akuntansi Manajemen Lingkungan PT. II serta peran akuntan dalam penerapannya. Dari hasil penelitian pada PT. II diketahui bahwa perusahaan belum seutuhnya menerapkan Akuntansi Manajemen Lingkungan. Biaya yang dikeluarkan perusahaan dalam mengelola lingkungan sebesar 20.07% dari total biaya operasional perusahaan. Dari diterapkannya Akuntansi Manajemen Lingkungan pada tahun 2010 hingga sekarang permasalahan yang disebabkan oleh lingkungan masih terjadi diantaranya tingginya tingkat turnover pada sumber daya manusia dan sering terjadinya kebakaran. Dari hasil evaluasi pada penelitian ini dapat diketahui bahwa akuntan perusahaan berperan penuh dalam penerapan Akuntansi Manajemen Lingkungan, namun akuntan perlu melakukan studi lingkungan lebih lanjut untuk memahami penerapannya, karena penerapan Akuntansi Manajemen Lingkungan pada PT. II baru berjalan tiga tahun.
</description>
<pubDate>Mon, 01 Dec 2014 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/101</guid>
<dc:date>2014-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengaruh Kecerdasan Emosi dan Kepuasan Kerja terhadap Komitmen Organisasi Perawat di Rumah Sakit Darmo, Surabaya</title>
<link>http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/100</link>
<description>Pengaruh Kecerdasan Emosi dan Kepuasan Kerja terhadap Komitmen Organisasi Perawat di Rumah Sakit Darmo, Surabaya
Purba, Fitry Jelita; Suprapto, Maria Helena; Elisabeth, Mary Philia
Rumah Sakit Darmo harus menjaga komitmen organisasi perawat. Komitmen organisasi dipengaruhi oleh kecerdasan emosi dan kepuasan kerja. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosi dan kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi perawat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah subjek penelitian adalah 138 perawat. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan skala kecerdasan emosi yang diadaptasi dari skala kecerdasan emosi (Rahmawati, 2007); skala kepuasan kerja yang diadaptasi dari job satisfaction survey (Spector, 1994), dan skala komitmen organisasi yang diadaptasi dari skala komitmen organisasi Allen dan Meyer (1990). Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap komitmen organisasi sebesar 17,2% (p &lt; 0,05), sementara kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi sebesar 35,3% (p &lt; 0,05). Pengaruh kecerdasan emosi dan kepuasan kerja secara bersama-sama terhadap komitmen organisasi sebesar 40,2% (p &lt; 0,05). Rumah Sakit Darmo hendaknya meningkatkan komitmen organisasi perawat dengan meningkatkan kecerdasan emosi dan kepuasan kerja, misalnya dengan memberikan pelatihan kecerdasan emosi dan penghargaan terhadap perawat yang berprestasi.
</description>
<pubDate>Mon, 01 Dec 2014 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/100</guid>
<dc:date>2014-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Risiko Kualitas Produk dalam Proses Produksi Miniatur Bis dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis pada Usaha Kecil Menengah Niki Kayoe</title>
<link>http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/99</link>
<description>Analisis Risiko Kualitas Produk dalam Proses Produksi Miniatur Bis dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis pada Usaha Kecil Menengah Niki Kayoe
Nanda, Leonard; Hartanti, Lusia P.S; Runtuk, Johan K
Risiko merupakan salah satu hal yang menjadi bagian dalam perusahaan. Risiko yang muncul di dalam sebuah perusahaan harus mampu diidentifikasi dan dikelola dengan baik agar dapat meminimalkan biaya-biaya yang ditanggung perusahaan, selain itu pengelolaan risiko pada proses produksi juga dapat memperbaiki kualitas produk yang dihasilkan oleh perusahaan. Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi risiko kegagalan yang terjadi, serta menghitung ekpektasi biaya akibat kegagalan dengan menggunakan metode FMEA cost based. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik kepustakaan, observasi, wawancara, serta penyebaran kuesioner. Hasil pengolahan data dianalisis berdasarkan penilaian severity, occurrence, detection, ekspektasi biaya, serta rekomendasi untuk mengurangi risiko-risiko kegagalan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 18 risiko yang terdapat pada proses produksi perusahaan, dimana lima (5) diantaranya tergolong kritis dan dapat menggangu kualitas produk. Dari lima (5) risiko tersebut dapat diketahui biaya ekspektasi kegagalan yang dialami perusahaan selama tiga bulan terakhir yaitu sebesar Rp. 12.845.900,00. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi yang dapat dilakukan perusahaan untuk mengurangi risiko kritis tersebut.
</description>
<pubDate>Mon, 01 Dec 2014 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/99</guid>
<dc:date>2014-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Purchase Intention Produk Mango di Surabaya</title>
<link>http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/98</link>
<description>Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Purchase Intention Produk Mango di Surabaya
Melisa; Susanto, Hendro; Amelia
Each company is required to be ready to face the business competition getting tougher by the day. To be able to create and retain customers, the company must be able to determine the right strategy.&#13;
This study aimed to analyze the influence of variables internal reference price, perceived brand quality, perceived store image and perceived value on purchase intention Mango products in Surabaya. &#13;
The sample used in this research is the woman who lives in Surabaya, know the product Mango, aged 18-40 years, a number of 103 respondents. For processing and analyzing the data in this study is by using Structural Equation Modeling (SEM) with AMOS 16.0 software as software for data processing. The analysis showed that perceived brand quality have a positive influence on internal reference price and perceived store image. And also internal reference price variables have a positive influence on perceived value. Variables perceived value had a positive effect on purchase intention. While, there is no significant influence on the perceived value of the variable purchase intention.
</description>
<pubDate>Mon, 01 Dec 2014 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://dspace-surabaya.uph.edu:8080/xmlui/handle/123456789/98</guid>
<dc:date>2014-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
